Bertempat SMK Negeri 2 Negara Desa Baluk, Kabupaten Jembrana telah dilaksanakan kegiatan Pendampingan Peduli Covid-19 berupa pembagain Sembako, yang dibuka oleh Kepala Sekolah SMK N 2 Negara (Adam Iskandar Bunga, S.T.).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, SE, MM, Dandim 1617/ (Letkol Kav Djefri Marsono Hanok, Kapolres diwakili Kabag Sumda Kompol I Nyoman Master SH, Plt Kadis Kab. dr. I Putu Suekantara, Camat Negara I Wayan Andy Suka Anjasmara, SSTP., MM, Babinsa Baluk Serda I Kadek Dwi Putra, Ketua Kumite Sekolah SMK Negeri 2 Negara I Wayan Pinte Yadya, Wakil kepala bidang Sarana SMK Negeri 2 Negara Ir.I Kt Sukarmen, pendamping Guru SMK Negeri 2 Negara, Guru Honor, Siswa Papua Adem, Clening Servis, Waker dan Tukang kebun SMK Negeri 2 Negara dengan jumlah keseluruhan ± 15 orang.

Kegiatan diawali dengan Doa dan sambutan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, SE, MM, pada intinya menyampaikan bahwa, Saya sangat berbahagia saat pandemi Covid-19 kita ini masih bisa kita sehat walafiat sekaligus memperingati hari Pendidikan Nasional yang diisi dengan pembagian sembako kepada karyawan atau petugas di sekolah yang terdampak, karena Bapak ibu di luar sana pasti bekerja lain di samping di sekolah sehingga karena wabah ini tidak bisa bekerja.

Sehingga para Guru, pegawai, PNS yang ada di sini dengan niat yang tulus menyumbangkan menyisihkan gajinya untuk diberikan sembako dan hari ini di serahkan, Ucap Wakil Bupati Jembrana.

Jadi para guru dan pegawai yang ada di SMK Negeri 2 Negara yang menyumbang, bukan dari saya.

Saya hanya bertugas untuk menyerahkan saja. Dalam kesempatan yang baik ini saya juga membawa 150 masker mudah – mudahan bermanfaat.

Saya meyakini pandemi ini segera akan berlalu, sepanjang kita punya disiplin yang tinggi. Banyak negara besar sulit menghadapi ini karena masyarakatnya tidak bisa disiplin, kalau kita mau. Kita diuntungkan oleh cuaca, virus ini tidak bisa berkembang dengan cepat, tetapi kalau disiplin masyarakat lemah, maka virus akan kuat. Diprediksi kalau masyarakat tidak disiplin maka tanggal 18 Mei adalah puncaknya, kemudian penurunan. Caranya kita harus disiplin. Apa itu yang harus dilakukan.

Sederhananya yang paling mudah adalah kita harus melaksanakan/menerapkan sosial distancing, picycal distancing, selain itu juga kita harus menggunakan masker jadi jaga jarak dan rajin cuci tangan.

Itu yang ingin saya sampaikan syukur di lingkungan ini tidak ada yang positif, tetapi kita juga harus waspada jangan sampai ada yang ceroboh.

Satu saja yang ceroboh seperti berita di Kabupaten lain contohnya di Bangli. Di Jembrana sudah dipantau terus siapa yang datang dari luar dicatat dan dilakukan isolasi atau karantina di hotel. Saya mohon Bapak Ibu bisa membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran penyakit ini “terangnya.

Tanpa bantuan masyarakat kita tidak bisa melakukan apa – apa, seluruh elemen masyarakat harus semuanya bergerak TNI-POLRI sudah berupaya dengan sangat keras. Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Pemerintah Desa semua anggarannya diarahkan untuk sembako. Mudah-mudahan ini semua cepat berlalu sehingga kita semua bisa kembali hidup normal dan semoga dengan momentum peringatan hari pendidikan ini, pendidikan nasional kita akan lebih maju kedepannya.

Adapun jenis bantuan sembako yang diberikan diantaranya, Beras 10 kg, Telur 30 butir, Minyak goreng 1 Liter, Mie Instant 5 bungkus dan Sabun mandi 5 batang “Ucap Bapak Adam Iskandar Bunga, S.T Selaku kepala Sekolah SMK N 2 Negara. Selama kegiatan berlangsung dapat berjalan dengan aman dan lancar